Rz
May 11, 2015

Cara memasang Ring Piston

Untuk cara memasang ring piston sebenarnya cukup mudah hanya anda perlu tau bagian yg harus dibedakan antara ring bawah dan ring atas untuk motor 4 TAKT terdiri dari 3 ring dan untuk motor 2 TAKT terdiri dari 2 Ring, tetap ada aturan jangan sampai kebalik susunan atau posisinya berakibat fatal.

Cara memasng Ring Piston

"Paling rawan saat pasang ring compressi yg terdiri dari dua macam ring. Pertama paling atas, lalu ring compressi kedua adanuya ditengah antara ring compressi pertama dan ring oli"

Perlu anda ingat cara pemasangan ring pada 4 TAKT
  1. Untuk ring [ I ] agak terang dibandingkan ring kedua. Tugasnya untuk menahan compressi, Juga menyalurkan panas pembakaran , Pemasangannya yg ada tulisanya menghadap ke atas. kalau ada tirus dibagian dalam, tirusnya menghadap atas.
  2. Sedangkan Rig Compressi Ke [ II ] biasanya warna fisik agak gelap. bentuk lingkar luar atau bibir samping ring compressi biasanya meruncing ke bawah. Tugasnya untuk menyapu pelumas di permukaan liner. Juga tidak bikin kotoran menumpuk di bawah ring makanya jangan sampai kebalik.
  3. Berikutnya pasang ring ke [ III ] atau ring OLi , Terdiri dari susunan ring tipis (rel samping) ring gelombang (Pengantar) dan diapit lagi ring tipis bawah. Tugas ring Oli Memberi pelumas pada linier, Juga menyekap oli yg terlalu banyak di liner.


Setelah ring di pasang ke sekher dengan tahap susunan ring Oli pertama kali, disusul ring kompressi kedua dan pertama, Langkah berikutnya mengatur posisi celah ring di alur piston. Tujuanya meminimalisasi Kebocoran kompressi bila gap ring tersusun satu garis.

"Pos isi gap yg tepat harusnya berjarak 120* dari titik nol ( 0 ) khusus ring oli, dari jarak gap asli ring tipis atas-bawah mesti digeser sekitar 20mm ke kanan dan ke kiri,


Ukuran gap ring ketika terpasng 0,1 sampai 0,25 mm (kiri) . Posisi celah atau gap ring seher menentukan performa mesin (kanan), Psang ring seher di piston mesin 4 takt pada prinsipnya  semua merek motor sama. Terutama dalam hal menempatkan posisi celah antara ring 1, 2, dan Ring OLI. Baik itu di motor Honda, Yamaha , Suzuki, Kawasaki atau merek lain yg namanya tidak disebutkan satu persatu. Saat ditelusuri kesemua pabrikan, hampir rata-rata memasang susunan ring dengan celah atau gap jaraknya sekitar 120*. Meskipun hampir sama, jika diteliti lebih jauh ternyata posisi celahnya terkadang memiliki perbedaan jarak dan posisi pasang di seher. Konon perbedaan tersebut dipengaruhi oleh desainseher pada masing-masing karakter mesin itu sendir. Artinya pemilik mekanik mesti waspada ketika ingin meracik komponen vital ini. Untuk lebih jkelasnyha berikut paparan dan perbedaan posisi celah ring sekher di ytiap motor.


 Posisi ring bisa beda, sesuai karakter seher, Kawaski bisa beda Celah ring seher ketika dipasang pada piston di mesin kawasaki,
Prinsipnya sama seperti di motor 4 takt merek lain, Contoh di ZX130, celah ring pertama ditempatkan ditengah piston mengarah libang klep IN, Sedangkan ring kedua harus memiliki jarak 120* dari ring 1, posisinyua terpasang sebelum bagian tengah mengarah ke lubang EX, Nah posisi ring OLI, keduanya bisa dipasang lebih dekat atau berjarak 30*-40* dekat bagian sekher yg mengarah ke lubang EX, Tapi ingat posisi celah ring sekher bisa saja berbeda Tergantung tipe sekher yg dipakai.


Posisi spacer ring oli berjarak 120* Suzuki sama saja Seperti sudah dibilang diawal, Celajh ring sekher di mesin 4 takt prinsipnya hampir sama. Yang membedakan posisi gap tersebut sesuai desain atau karakter mesin yg diusung Contoh : di Suzukli Shogun 125 Celah ring seher pertama dibagian tengah piston arah ke Klep IN , Lalu celah ring kedua 120* dari ring 1 sebelum bagian tengah piston arfah kelubang XE Sementara posisi ring oli sejajar  ring 1.
"Adapun 2spacer yg terpasang diantara ring OLi, posisinya dipasang di bawah ring ke-2 dan 120* 'Kearah kanan seher yg menhadap kelubang EX" Jadi semuanya hampir sama Intinya untuk membendung kebocoran kompressi sehingga tidak ngempos.

Persyaratan yang harus anda ketahui dalam memasang ring piston :
a.) Bagian yg terdapat tanda-tanda ukuran atau merek ring harus menghadap ke atas
b.) Alur ring harus bersih dan tidak aus.
c.) Pemasangan dilakukan berturut-turut dari ring yg paling bawah ke atas,
d.) Bila silinder akan dipasang, Ujung pertemuan ring harus diatur supaya tidak berdekatan, ini untuk motor 4 TAKT karena tidak mempunyai pedoman. Untuk motor 2 TAKT sudah ada nok / cam (jentilan) tertentu tinggal menempatkan.
Baca juga posting berikutnya : Akibat kerusakan pada ring seher