Rz
December 01, 2013

Pengertian tentang takt & cara kerja 2 takt

TAKT, dapat juga disebut dengan Slag / Stroke / Langkah / gerakan.
Adapun artinya yaitu Jarak langkah gerakan piston di dalamcylinder mulai dari batas gerakan piston yg paling atas sampai paling bawah.

Batas gerakan piston yg paling atas biasanya disebut dengan Titik mati atas Disingkat TMA. dan batas gerakan piston paling bawah bisa di sebut titik mati bawah atau TMB.

Gerakan piston yg terbatas itu disebabkan oleh adanya kruk AS, Sehingga apabila piston bergerak dari TMA sampai TMB atau sebaliknya dari TMB sampai TMA, maka maka piston dikatakan bergeraksebanyak 1 (satu) TAKT dan putaran kruk As nya 80 derajat (1/2 putaran).

Pengertian tentang takt & cara kerja 2 takt

TAKT (1.) (Proses Pemasukan,Pemampatan gas dan pembakaran Gas)
  • Piston bergerak dari TMB menuju TMA
  • Dengan terbukanay lubang saluran masuk, maka gas dari carburator di hisap masuk kedalam carter (ruang Kruk As)
  • Gas yg telah berada di atas piston (di dalam cylinder) akan di kompresi (di mampatkan)
  • Pada saat Piston mencapai TMA, Lalu busi meloncatkan bunga api listrik tegangan tinggi untuk membakar gas di dalam cylinder yg telah di kompresi 
  •  
TAKT (2.) (Proses Kerja, Compressi Carter, Buang dan Bilas)
  • Piston bergerak dari TMA menuju TMB.
  • Gas di dalam cylinder yg telah di bakar akan mengembang lalu mendorong pistonk kebawah dengan disertai tenaga tekan, dan kemudian tenaga tekan tersebut, akan di simpan dan dirubah oleh kruk As menjadi tenaga Motor.
  • Sedangkan gas didalam carter akan di Compressi, sehingga disebut dengan Compressi Carter.
  • Ketika lubang saluran buang sudah terbuka oleh piston, maka sisa gas pembakaran dengan sendirinya akan keluar dari dalam Cylindernya Kemudian ke Knalpot.
  • Pada saat Lubang saluran bilas sudah terbuka oleh piston, maka gas yg telah di compressi didalam Carter maka akan berusaha naik ke atas piston untuk membersihkan sisa-sisa pembakaran gas yg masih berada didalam cylinder dan sekaligus gas baru tgersebut menempati ruangan Cylinder untuk kemudian dibakar kembali


Arti Motor 2 TAKT .
Yang di artikan dengan motor 2 TAKT  yaitu setiap jenis motor bakar yg dalam setiap cylindernya untuk mendapatkan 1x Pembakaran gas, cukup hanay membutuhkan gerakan piston sebanyak 2x dalam putaran kruk As nya 1x (360 derajat).

Adapun penggunaan motor 2 takt untuk sepeda motor,
misalnya saja  :
  •  yamaha
  • Suzuki
  • Kawasaki
  • Vespa
  • Bajaj
  • DKW DLL
Cara kerja motor 2 Takt
1. Takt [ I ]( Proses pemasukan , pemampatan dan pembakaran gas )
  • Piston bergerak dari TMB menuju TMA
  • Dengan terbukanya lubang saluran masuk , maka gas dari carburator di hisap masuk ke dalam Carter ( ruang kruk as )
  • Gas yg telah berada di atas piston ( di dalam cylinder ) akan di compres ( di mampatkan )
  • Pada saat piston hampir mencapai TMA , lalu busi meloncatkan bunga api listrik tegangan tinggi untuk membakar gas di dalam cylinder yg telah di compressi.
2. Takt [ II ] ( Proses kerja , Compressi carter , Buang dan Bilas )
  •  Piston bergerak dari TMA menuju TMB .
  • Gas di dalam cylinder yg telah di bakar akan berusaha mengembang lalu mendorong piston ke bawah dengan di sertai tenaga tekan , dan kemudian tenaga tekan tersebut akan di simpan dan di rubah oleh kruk as menjadi tenaga motor.
  • Sedangkan gas di dalam Carter akan di compressi , sehingga di sebut dengan compressi carter.
  • ketika lubang saluran Buangsudah terbuka oleh piston , maka gas sisa pembakaran dengan sendirinya akan keluar dari dalam cylinder kemudian lari ke knalpot.
  • Pada saat saluran bilas sudah terbuka oleh piston maka gas yg telah di Compressi di dalam carter akan berusaha naik ke atas piston untuk membersihkan sisa - sisa pembakaran gas yg masih berada di dalam cylinder dan sekaligus Gas baru tersebut menempati ruangan cylinder untuk kemudian di bakar kembali oleh busi.
Tanda- Tanda Motor 2 Takt :
Tanda-Tanda oleh motor 2 TAKT antara lain :
  1. Bahan bakarnya selau di campur dengan Oli baik dicampur langsung maupun tidak langsung 
    Keterangan : B : busi C : Cylinder Z : Zuiger CT : Carter KA : Krug As  SB : Saluran buang SM : Saluran masuk SZ : Stang Zuiger SBL : Saluran bilas
  2. Setiap Cylindernya Sama sekali tidak mempunyai klep. dan sebagai gantinya untuk mengatur pemasukan gas dilakukan oleh Piston Valve atau Reed Valve maupun Rotary Valve.
  3. Setiap pistonya mempunyai Dua macam ring yaitu masing-masing ring compressi ( I ) Dan ring Compressi ( II ).
  4. Setian Cylindernya selau mempunyai dua macam Compressi yaitu Compressi Cylinder dan Compressi Carter.
  5. Setiap 2x gerakan piston akan terjadi 1x Proses Pembakaran gas
Baca juga post berikutnya : Cara kerja motor 4 takt